KatupPosisi 1: katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh akan langsung diteruskan ke rem. Katup Posisi 2: katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan diteruskan ke rem meskipun pengendara sudah menekan rem. Iniadalah inti masalahnya rem ABS tersebut bunyi dan tidak normal tersebut, yaitu sebagai akibat pada salah satu sensor roda tidak bekerja dengan baik pada kecepatan rendah. Cara mengatasi problem rem abs dengan masalah abs seperti ini adalah dengan memperbaiki kerja sensor pada roda yang bermasalah dari kemungkinan kotor, berkarat, posisi Caramemperbaiki rem ABS mobil Dalam upaya memperbaiki rem ABS, kamu bisa melakukannya langsung di bengkel spesialis rem ABS mobil. Apabila kamu merasa bahwa rem ABS tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka ketahui terlebih dahulu apa penyebabnya dengan bantuan teknisi mobil. Teknisi akan mendeteksi apa penyebab dari kerusakan rem ABS mobil. KatupPosisi Satu: Dalam posisi ini, katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh, langsung di teruskan ke rem. Katup Posisi Dua: Dalam posisi ini, katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan di teruskan ke rem walaupun pengemudi menekan rem. Sistemini berfungsi untuk mencegah roda mobil terkunci pada saat melakukan pengereman mendadak. ABS dapat memudahkan pengendara untuk mengendalikan mobil saat melakukan pengereman mendadak. Dengan fitur ABS, mobil dapat terhindar dari tabrakan ketika rem mendadak. Hal ini karena roda mobil otomatis terkunci ketika mengerem secara tiba-tiba. Kemudiansemprot cairan pembersih rem ke cakram hingga rata. Usahakan jarak semprot cairan khusus itu ke cakram sekitar 10-15 cm lalu bersihkan dengan kain lap. Biarkan sesaat dan ulangi lagi hingga seluruh kotoran di cakram rontok. Berikutnya adalah membersihkan tromol rem dengan cara yang hampir sama. Namun di sini, Anda harus bisa melepas tromol dari rumah rem. Karenasedikit sulit, Anda bisa ketok tromol menggunakan palu karet secara perlahan untuk mempermudah. 1 Melumasi Kabel Rem Tangan. Cara pertama untuk memperbaiki rem tangan mobil yang rusak. yaitu dengan melumasi bagian kabel-kabelnya. Gunakan oli atau minyak untuk melumasi kabel rem tangan, kemudian pindahkan posisi rem tangan secara bertahap agar seluruh komponen dapat terlumasi secara merata. 2. Inilahyang membuat tekanan pedal rem terasa ringan. Jika mobil Anda mengalami masalah ini, sebaiknya segera perbaiki dengan beberapa langkah di bawah ini: 1. Lakukan Pengecekan Terlebih Dahulu. Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah pengecekan terlebih dahulu. Pastikan bagian mana yang memang mengalami kerusakan. 1 Hapus kode masalah pada rem ABS, kemudian test ride sepeda motor di atas kecepatan 30 km/jam dan periksa kode masalah dengan memulihkan self diagnosis system. 2) Lakukan pemeriksaan rem belakang apakah roda megalami seret atau tidak. Caramengatasi/memperbaiki pedal rem mobil ambles ngempos terlalu dalamGRATIS TUNE UP dan GURAH MOBIL :Lokasi kita ada di Sidoarjo, kita ada Program Gratis T eu7MEX3. Apa itu ABS? ABS adalah singkatan dari Anti-lock Braking System. Hampir setiap mobil baru di Indonesia, kini mengadopsi sistem rem ABS. Mulai dari kendaraan dengan harga murah, hingga yang mahal. Lantas, apa fungsi ABS dan bagaimana cara kerjanya? ABS merupakan sistem keselamatan yang berguna mencegah roda terkunci dan selip ketika pengendara melakukan pengereman mendadak. Tujuannya agar pengendara masih bisa mengendalikan mobil dan menghindar dari potensi kecelakaan yang ada di depan. Gampangnya begini, tanpa ABS ketika kamu melakukan pengereman mendadak, ban pasti terkunci atau selip. Walhasil arah laju kendaraan jadi tak bisa dibelokkan untuk menghindari obyek di depan. Apalagi di permukaan jalan yang licin atau tergenang. Oleh karena pentingnya ABS, maka seluruh kendaraan road empat perlu memilikinya. Terbukti dari mulai Daihatsu Ayla, Toyota Calya, hingga Honda Brio sudah pakai ABS. Walau memang di beberapa mobil, fitur ini cuma tersedia di varian tertinggi. Memangnya seberapa penting sih sistem pengereman ABS dan bagaimana cara kerjanya? Ulasan berikut dijamin bakal menambah pengetahuan kamu Komponen-Komponen Sistem Rem ABS Module ABS terletak di kap mesin Sistem pengereman ABS adalah gabungan dari beberapa komponen. Sistem yang secara elektronik diaplikasikan pertama kali pada pesawat Concorde buatan 1960-an ini, terdiri dari sensor kecepatan, katup pengereman, pompa rem ABS, controller module ABS, dan electronic control unit ECU. Pertama-tama, sistem rem ABS hanya aktif ketika putaran ban tidak sesuai dengan kecepatan kendaraan saat pengemudi melakukan pengereman tiba-tiba. Dalam kondisi berkendara normal, fitur keselamatan ini bersifat pasif. Bila mendeteksi terjadinya selip, sensor kecepatan di roda bakal mengirim informasi ke ECU. ECU akan mengolah data yang diberikan oleh speed sensor dan meneruskan ke controller. Kemudian controller memberikan instruksi kepada pompa untuk mendistribusikan tekanan minyak rem sesuai dengan kondisi kendaraan dan juga keadaan. Logikanya begini. Ketika ban terkunci karena kehilangan traksi, maka controller memerintahkan pompa untuk mengurangi tekanan minyak rem agar ban mendapatkan traksi dan kembali berputar. Saat ban sudah tidak terkunci, pompa kembali mendistribuikan tekanan minyak rem untuk memperlambat laju. Kalau ban terkunci kembali, tekanan minyak rem dikurangi lagi. Proses ini terjadi berulang-ulang. Itu sebabnya ban mobil dengan sistem pengereman ABS tidak mungkin terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Sistem pengereman ABS dapat melakukan operasional ini 15 kali dalam satu detik secara kontinyu. Tujuan sistem pengereman ABS adalah agar saat melakukan pengereman mendadak, ban tidak terkunci dan pengemudi dapat melakukan manuver menghindar. Sistem pengereman ABS juga sekaligus dapat mengurangi panas pada rem. Mekanisme distribusi tekanan minyak rem secara variabel ini memungkinkan rem tak terus menerus menempel di teromol atau cakram. Baca juga Komponen Rem Tromol di Mobil, Fungsi dan Cara Merawatnya Ketika sistem rem ABS bekerja, pengendara bakal merasa ada tekanan balik di pedal rem. Seolah-olah rem seperti tidak mau ditekan. Itu tandanya sistem pengereman ABS sedang bekerja atau aktif. Keuntungan Rem ABS Rem ABS berfungsi mencegah roda terkunci, sehingga pengemudi bisa mengarahkan laju mobil supaya terhindar dari kecelakaan Karena ban tidak terkunci saat melakukan pengereman mendadak, maka resiko ban botak sebagian akibat efek pengereman dapat dihindarkan. Kampas rem brake shoe tidak cepat habis kalau sering dilakukan pengereman mendadak. Roda kendaraan tidak akan terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Memperpendek jarak pengereman di permukaan jalan beraspal. Sistem pengereman ABS memiliki prinsip dasar yang serupa dengan fitur keselamata TCS Traction Control System. Sehingga mobil dengan ABS dapat lebih mudah dipasangkan fitur TCS. Kekurangan Rem ABS Rem ABS ternyata justru membuat jarak pengereman semakin panjang Jarak pengereman justru semakin panjang di jalanan yang tidak rata atau berkerikil karena sulit berhenti maksimal. Struktur komponen sistem pengereman ABS komplek dan rentan rusak. Biaya perbaikan modul ABS sangat mahal. Umur beberapa komponen pengereman jadi lebih cepat ganti, misalnya selang tekanan minyak rem, pompa pendistribusian minyak rem dan sensor kecepatan di roda. Cara Melakukan Pengereman Mobil ABS ABS aktif ketika pengemudi menginjak pedal rem dalam-dalam Sebetulnya tidak ada perlakuan khusus yang harus dilakukan pengemudi saat melakukan pengereman pada mobil dengan sistem pengereman ABS. Ketika melakukan pengereman mendadak, injak dan tahan pedal rem sambil perhatikan kondisi di sekitar kendaraan. Gerakkan kemudi atau lakukan manuver menghindar bila sisa jarak kendaraan dengan obyek yang ada di depan terlalu dekat. Jangan khawatir bila kamu merasakan adanya efek berdenyut pada pedal rem saat menginjaknya dalam. Itu artinya sistem pengereman ABS sedang beroperasi dengan sempurna. Menimbang pentingnya fungsi dari sistem pengereman ABS yang dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, pertimbangkan memilih kendaraan yang sudah dilengkapi dengan rem ABS. Karena sistem rem ABS dapat menjaga traksi atau daya cengkeram ban mobil dengan permukaan jalan agar dapat dengan mudah dikendalikan. Namun mengingat biaya perbaikan yang tidak ringan, pastikan sistem pengereman ABS pada kendaraan yang hendak kamu beli tidak rusak. Bila indikator ABS menyala pada panel instrumen, silahkan cek ke bengkel resmi atau spesialis. ABS Semakin Optimal dengan Dukungan EBD, BA, dan VSC Carilah mobil dengan fitur kesleamatan lengkap supaya merasa nyaman di perjalanan Sesungguhnya bukan cuma sistem rem ABS saja yang bisa mencegah potensi kecelakaan. Ada banyak fitur-fitur lain seperti electronic brake distribution EBD, brake assist BA, dan vehicle stability VSC yang juga terlibat untuk mengoptimalkan pengereman. Mari kita bahas EBD terlebih dulu. Fitur ini menggunakan ABS untuk menyesuaikan tekanan rem di masing-masing roda dengan mempertimbangkan bobot mobil. Dengan EBD, pengereman bakal lebih optimal. Contoh, kalau yang berpotensi terkunci atau selip adalah roda belakang. Maka khusus tekanan rem di sana bakal dikurangi oleh EBD secara otomatis. Di sisi lain, tekanan rem di roda depan bisa ditambahkan. Kemudian BA berfungsi di saat darurat. Sistem ini mampu membuat pengereman bekerja lebih cepat dan daya pengereman bakal ditingkatkan secara otomatis supaya lebih optimal. Efeknya jarak pengereman bisa jadi lebih pendek. Ada pula VSC atau ESC yang mampu membantu menstabilkan mobil saat bermanuver cepat. Car kerjanya juga dengan mengatur sistem pengereman di roda tertentu dan tenaga dari mesin, supaya kendaraan tidak keluar jalur. VSC aktif dengan bantuan komponen tambahan seperti sensor sudut kemudi. Sekarang sudah tahukan cara kerja sistem rem ABS beserta beberapa fitur keselamatan lain seperti EBD, BA, dan VSC? Bila sudah paham, pastikan ketika membeli mobil, cari yang punya fitur keselamatan lengkap supaya lebih merasa nyaman saat berkendara. Kamu bisa memilih banyak mobil bekas yang sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS di Moladin. Karena Moladin merupakan platform jual beli mobil bekas berkualitas. Baghendra Lodra Jurnalis otomotif sejak 2012. Spesialisasinya sebagai reviewer motor dan mobil Rem ABS mobil adalah salah satu fitur keselamatan untuk pengereman mendadak. Sekarang ini banyak mobil keluaran baru yang sudah menggunakan fitur ABS anti-lock braking. Dengan menggunakan rem ABS pada mobil, pengendara akan merasa aman karena dipercaya dapat mencegah terjadinya kecelakaan terutama ketika kamu sedang berkendara di medan yang licin. Simak ulasan tentang fungsi, biaya pemasangan hingga cara kerja rem ABS mobil dibawah ini. Fungsi rem ABS mobilBiaya pasang rem ABS mobilKomponen rem ABS mobilCara kerja rem ABS pada mobilPenyebab kerusakan rem ABS mobilCara memperbaiki rem ABS mobilRekomendasi bengkel spesialis rem ABS mobilPentingnya memiliki asuransi mobil untuk kendaraanFAQ Fungsi rem ABS mobil Mungkin banyak dari kamu yang masih belum paham pasti mengenai fungsi rem ABS pada mobil. Jika diibaratkan rem ABS merupakan sistem pengereman terbaik untuk mengendalikan pengereman. Namun bukan berarti rem ABS dapat melakukan pengereman dengan jarak sependek mungkin. Poin pentingnya adalah mobil akan tetap terkendali ketika pengendara melakukan pengereman secara mendadak. Fungsi utama rem ABS mobil yaitu untuk mencegah roda mobil terkunci saat terjadi pengereman. Apabila dijelaskan secara teknis rem ABS mobil akan melakukan pulse braking secara elektrikal untuk mengembalikan grip ban dalam untuk proses pengereman di jalan licin. Misalnya terdapat kondisi dimana mobil melakukan hard braking ketika berada di jalanan berpasir atau basah, otomatis jarak pengereman akan lebih jauh daripada di jalanan licin karena air. Maka dengan menggunakan rem ABS, pengendara akan dimudahkan untuk mengendalikan mobil karena grip pada ban akan tetap terjaga ketika proses pengereman. Jadi, dapat disimpulkan bahwa jarak pengereman yang menggunakan sistem rem ABS akan lebih pendek daripada yang non-ABS. Selain itu, kamu tak perlu panik lagi karena rem ABS akan mencegah terkuncinya ban kendaraan. Biaya pasang rem ABS mobil Melihat fungsinya yang sangat menguntukan bagi pengendara, menjadikan banyak pemilik kendaraan untuk menggunakan rem ABS. Terutama bagi kamu yang kendaraannya bersifat non-ABS. Biaya pasang rem ABS mobil sangat bervariasi tergantung dengan merk dan jenis kendaraanmu. Meskipun harganya tergolong mahal, namun fungsinya sangat menguntungkan sehingga dinilai sangat setimpal dengan keselamatanmu saat berkendara. Salah satu merk rem ABS yakni Blue Thunder seharga Rp. 1,5 juta yang cocok untuk semua tipe kendaraan seperti Jeep, sedan, minibus bahkan motor ber-cc. Namun harga rem ABS mobil tersebut belum termasuk dengan biaya pemasangannya. Perlu dipahami bahwa rem ABS tidak disarankan untuk dipasang sendiri atau pemasangan resmi dari pabrikan. Karena ABS memerlukan program khusus untuk terintengrasi dengan ECU kendaraan, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk dipasang sendiri. Komponen rem ABS mobil Terdapat komponen rem ABS yang perlu kamu ketahui, diantaranya Sensor kecepatan Sensor kecepatan akan mendeteksi kecepatan laju kendaraan saat berjalan. Komponen ini terdapat di roda mobil yang terhubung dengan bagian piston rem, sehingga piston rem akan mengukur besaran tekanan rem yang diperlukan. Controller ABS Controller ABS merupakan komponen yang mengontrol keseluruhan dari sistem ABS. Fungsinya yaitu membaca sinyal yang berasal dari sensor kecepatan hingga mengendalikan katup pada saat pengereman. Katup pengereman Peran utama katup adalah mengontrol tekanan serta membatasinya dalam jumlah tertentu. Ketika kamu menekan pedal rem dengan keras, maka katup akan membatasi tekanan pada rem. Perlu diketahui bahwa sistem ABS memiliki 3 katup rem, berbeda dengan pengereman lainnya. Ketiga katup tersebut berfungsi membuka, memblokir, dan melepaskan rem. Pompa rem Pompa rem berfungsi mengembalikan tekanan di jalur pengereman kemudian diantarkan ke katup pengereman. Kontroler akan mengubah status pompa untuk dapat menghasilkan jumlah tekanan yang diperlukan dan mengurangi adanya geseran. Minyak rem Minyak rem adalah aplikator utama dari rem. Komponen ini berfungsi untuk mentransfer gaya yang berasal dari saluran hidrolik ke mekanisme pengereman. Rem menghasilkan minyak panas, sehingga minyak rem memiliki titik didih tinggi untuk pengoperasian yang efektif. Cara kerja rem ABS pada mobil Jika kamu bertanya bagaimana cara kerja rem ABS mobil? Cara kerjanya terbilang cukup sederhana. Fitur ABS akan berfungsi ketika kamu melakukan pengereman secara mendadak. Rem ABS bekerja melalui sistem sensor yang mendeteksi roda mobil yang terkunci. Secara otomatis, piston rem akan melepaskan tekanan untuk kembali ke titik Ketika roda mobil mulai terbuka dan siap untuk berputar kembali, maka disitulah piston akan mengeras kembali Semua proses pengereman ini terbilang cukup cepat, hanya dengan waktu kurang dari 15 detik saja, mobil akan mudah dikendalikan saat kamu melakukan pengereman mendadak. Penyebab kerusakan rem ABS mobil Tak semua komponen mobil dapat berfungsi mulus, akan ada kalanya mengalami kerusakan. Begitupun dengan fitur rem ABS pada mobil yang bisa terjadi kerusakan kapan saja. Berikut adalah beberapa penyebab sistem rem ABS mobil tidak berfungsi secara maksimal. Sering menginjak pedal rem Menginjak pedal rem bukanlah suatu hal yang salah, namun jika terlalu sering dilakukan dalam jangka waktu yang berdekatan, dikhawatirkan dapat merusak fungsi rem ABS. Terutama jika kondisi jalanan sedang macet, dengan menginjak pedal rem terlalu sering akan memberatkan kerja sensor ABS. Ban mobil botak Selain terlalu sering menginjak pedal rem, ban mobil yang botak juga seringkali dijumpai sebagai penyebab utamanya. Ban yang sudah botak beresiko kehilangan traksi, sehingga laju mobil akan sulit dikendalikan ketika kamu melakukan pengereman mendadak dalam kecepatan tinggi. Kualitas minyak rem buruk Agar kualitas rem mobil tetap prima, kamu wajib untuk mengingat tanggal kadaluarsa minyak rem tersebut. Jangan lupa untuk selalu membersihkan kotoran yang ada di tabung rem secara rutin. Dengan demikian, kinerja rem ABS akan berfungsi dengan optimal. Kabel sensor rusak Seperti yang diketahui bahwa sensor memiliki peranan penting untuk mengirimkan sinyal ke ECU melalui sebuah kabel yang kemungkinan bisa putus. Biasanya penyebab putusnya kabel sensor disebabkan oleh kabel yang terjepit atau tergesek saat memperbaiki mobil. Maka dari itu, jika ada kerusakan, maka mobil akan dialihkan ke mode fail safe di mana sistem rem akan bekerja layaknya sistem rem biasa. Kampas rem aus Kampas rem yang aus dapat menyebabkan rem ABS tidak bekerja dengan normal. Hal ini dikarenakan piringan cakram yang terkikis karena piringannya bersinggungan dengan plat besi brake pads. Apabila sudah seperti ini, maka jalan satu-satunya adalah melakukan perbaikan untuk mengembalikan kinerja rem ABS. Cara memperbaiki rem ABS mobil Dalam upaya memperbaiki rem ABS, kamu bisa melakukannya langsung di bengkel spesialis rem ABS mobil. Apabila kamu merasa bahwa rem ABS tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka ketahui terlebih dahulu apa penyebabnya dengan bantuan teknisi mobil. Teknisi akan mendeteksi apa penyebab dari kerusakan rem ABS mobil. Biasanya penyebab yang paling sering ditemukan adalah adanya kerusakan pada sensor. Untuk penggantian sensor sendiri bisa mencapai harga jutaan rupian per sensor tergantung tipe mobil. Harganya juga cukup mahal terutama pada mobil merk Toyota Hilux yang mencapai Rp. 11,5 juta. Sementara untuk merk mobil Kijang Innova berkisar Rp. 8,8 jutaan. Pastikan kamu memilih bengkel spesialis rem ABS mobil yang tepat, sehingga dapat memperbaiki rem ABS dengan sempurna kembali. Rekomendasi bengkel spesialis rem ABS mobil Berikut rekomendasi bengkel untuk memperbaiki rem ABS kendaraanmu di beberapa wilayah. Bengkel spesialis rem mobil Jakarta Eurostars Auto Jl. Johari No. 30A, Tanah Kusir, Jakarta Selatan Djunaidi Body Repair Jl. H. Nawi Raya No. 30, Jakarta Selatan Auto 81 Jl. Kedoya Raya No. 7, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Lido Jaya Motor Workshop Jl. Meruya Selatan No. 24 RT9/RW2, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat Djuan Motor Paint & Body Works Jl. Pendidikan Raya No. 12 RT 5/RW 1, Duren Sawit, Jakarta Timur Bengkel spesialis rem mobil Depok Bengkel Mobil Adr Motor Jl. Raya Kalimulya RT 002/RW003 Cilodong, Cilodong, Depok Graha Gumilang Minerva Depok Jl. Sersan Aning No. 7 Depok Worner Matic Jl. Anggrek No. 59 Cinere, Cinere, Depok Bengkel Mobil Adr Motor Jl. Raya Kalimulya RT 002/RW003 Cilodong, Cilodong, Depok Bengkel spesialis rem mobil Bogor Autofun Service Jl. Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Bogor Utara Bengkel Mobil Purnama Jl. Bangbarung Raya No. 5 Bantarjati, Bogor Bengkel Mobil Fit Auto Service Team Jl. Portibi No. 1 Kedung Badak, Tanah Sareal, Bogor Honda Mandiri Bogor Service Jl. Bina Marga I No. 15, Baranangsiang, Bogor Milala Power Steering Kaki Kaki Perumahan Goodyear, Blok J No. 18, Ciomas, Bogor Segera perbaiki dan lakukan perawatan rem ABS kamu di bengkel yang sudah disebutkan diatas. Dengan demikian, keselamatan berkendara kamu akan lebih terjamin. Demikian pembahasan tentang rem abs mobil ini kami sampaikan. Semoga artikel ini dapat membantu kamu yang ingin memasang hingga memperbaiki rem abs pada mobil. Pentingnya memiliki asuransi mobil untuk kendaraan Asuransi mobil wajib kamu miliki layaknya wajib membayar pajak. Sebab, sama seperti kendaraan lainnya, mobil juga sangat rentan mengalami risiko tak terduga di jalan. Meskipun kamu sudah berhati-hati, kemungkinan tersebut tetap saja ada akibat faktor eksternal yang turut terlibat. Belum lagi kemungkinan menjadi korban kriminalitas seperti pencurian mobil juga bisa saja kamu alami. Dengan memiliki asuransi, semua kemungkinan kerugian dari memiliki aset berupa kendaraan dapat ditanggung. Risiko-risiko tersebut dapat berupa musibah bencana alam, kerusuhan dan huru-hara, kehilangan mobil akibat pencurian, kecelakaan, dll. Jadi, sangat jelas jika asuransi mobil dapat membuat kondisi finansial kamu lebih aman dan berkendara pun lebih tenang. Mau pilih asuransi All Risk atau TLO? Sesuaikan saja dengan kebutuhan kamu. FAQ Apa yang dimaksud rem ABS? Kepanjangan ABS adalah Anti Lock Braking System. Sebuah sistem dalam kendaraan yang membantu kamu tetap aman berkendara meskipun pada jalanan yang cukup licin atau ketika Anda mengerem secara mendadak. Apa kelebihan rem ABS? Salah satu kelebihan rem ABS adalah kendaraan yang memakai rem ABS dapat melakukan pengereman lebih pakem dan cepat dibanding jenis rem non-ABS. Apa fungsi ABS pada mobil? Fungsinya adalah mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem. Fungsinya sebagai otak yang mengontrol katup dan mengolah data dari sensor kecepatan. Sensor kecepatan membaca kecepatan mobil setiap saat, dan akan menyampaikan data kecepatan tersebut kepada kontroler. Kapan ABS aktif? ABS bekerja apabila pada mobil terjadi pengereman keras sehingga sebagian atau semua roda berhenti sementara mobil masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Hal ini tentu sangat berbahaya terutama di jalan licin dan kelokan. Ditulis oleh Rabbani Haddawi Editor Ditulis oleh Rabbani Haddawi Editor Rabbani adalah editor di DuitPintar untuk artikel-artikel asuransi umum dan asuransi jiwa, mulai dari asuransi mobil, kesehatan, hingga jiwa. Juga menyediakan artikel-artikel informatif seputar kesehatan dan otomotif. Penyebab rem mobil bergetar bisa terjadi karena berbagai faktor, sehingga perlu dicari tahu untuk penyebab pastinya. Pasalnya, jika terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, kondisi ini bukan tidak mungkin dapat merusak komponen mobil lainnya yang berujung pada biaya service mobil semakin membengkak. Perlu kamu tahu, kendaraan dengan kondisi rem bergetar saat kecepatan tinggi biasanya menunjukkan adanya kerusakan dalam sistem pengereman. Adapun beberapa penyebab mobil bergetar saat direm dan cara memperbaiki rem mobil bergetar, bisa kamu simak pembahasannya berikut ini. Penyebab rem mobil bergetarDampak rem mobil bergetarCara memperbaiki rem mobil bergetarBiaya perbaikan rem mobil bergetarPentingnya asuransiFAQ Penyebab rem mobil bergetar Pedal rem mobil bergetar saat diinjak menunjukkan adanya masalah dalam sistem pengereman. Ada beberapa komponen yang jadi penyebab rem mobil bergetar, yaitu 1. Permasalahan pada baut kaliper Penyebab rem mobil bergetar dapat diakibatkan oleh lepasnya baut kaliper. Sebab, setiap sistem pengereman umumnya memiliki dua baut yang menahan kaliper pada braketnya. Oleh karena itu, ketika satu baut kaliper lepas, maka komponen akan tertahan dengan velg mobil dan menciptakan getaran hingga bunyi ketika dilakukan pengereman. 2. Permasalahan pada pin kaliper Penyebab mobil bergetar saat direm juga bisa jadi akibat pin kaliper yang kering. Rem mobil biasanya menggunakan cakram yang dijepit menggunakan kaliper. Di mana, pin kaliper harus bisa bergesekan dengan permukaan cakram sehingga komponen ini tidak boleh kering. Ketika pin kaliper kering, maka akan sulit untuk bergesekan dengan cakram. Hal ini yang menimbulkan getaran ketika rem diinjak. 3. Permasalahan pada cakram/piringan Ketika komponen kaliper tidak memiliki masalah, maka letak penyebab pedal rem mobil bergetar saat diinjak ada pada cakram rem yang tidak rata. Semua cakram memiliki permukaan yang rata sehingga kampas bisa dengan mudah menjepit piringan saat rem dilakukan. Namun, jika cakram sudah tidak rata atau bengkok, maka kampas akan terganggu saat menjepit piringan. Hal ini yang jadi penyebab mobil bergetar saat direm. Ada beberapa penyebab cakram rem tidak rata, yaitu Kotoran melekat kemudian merusak permukaan cakram setiap kali pengereman dilakukan; Cakram mobil yang sudah aus karena usia; Kualitas kampas rem yang jelek karena terbuat dari bahan yang keras. Dampak rem mobil bergetar Ada beberapa dampak buruk yang bisa timbul ketika rem bergetar saat kecepatan tinggi dan tidak segera dilakukan tindakan perbaikan. Selain mengancam keselamatan dan kenyamanan saat berkendara, dampak yang ditimbulkan berupa Mengakibatkan rem terkunci tiba-tiba; Kampas rem lebih cepat aus/habis; Mengakibatkan kaliper piston bocor; Membuat rem tidak berfungsi dengan baik; Minyak rem habis lebih cepat. Cara memperbaiki rem mobil bergetar Rem mobil bergetar tidak hanya dialami oleh mobil manual saja. Mobil matic getar saat di rem atau dalam posisi D juga sering terjadi. Lantas, bagaimana cara memperbaiki rem mobil bergetar? Untuk mengatasi permasalahan ini, sebaiknya dilakukan berdasarkan penyebab rem mobil bergetar itu sendiri. Jika diakibatkan karena masalah pada kaliper, maka dapat dilakukan penggantian kaliper baru yang lebih baik dan berkualitas. Namun, jika mobil matic getar saat di rem diakibatkan permukaan cakram yang tidak rata, maka segera menuju bengkel mobil terdekat untuk memperbaikinya. Perbaikan permukaan cakram yang tidak rata hanya dilakukan oleh ahlinya saja. Hal ini dikarenakan, cara memperbaiki permukaan cakram dilakukan dengan membubut permukaan cakram mobil sampai kembali rata. Pembubutan harus dilakukan dengan batas toleransi ketebalan tertentu sehingga dapat menghilangkan getaran selama proses pengereman. Jika ketebalan bubut tidak tepat, maka hanya akan memperparah getaran saat pengereman atau bahkan merusak cakram sehingga tidak dapat digunakan. Pembubutan memang memiliki biaya yang terbilang murah, dan tidak perlu sampai melepas cakram mobil. Hal ini berbeda jika perbaikan mengharuskan penggantian cakram yang baru. Harga cakram baru beragam, berkisar mulai dari Rp700 ribu hingga Rp6 jutaan. Biaya perbaikan rem mobil bergetar Harga untuk memperbaiki rem bergetar saat kecepatan tinggi bervariasi tergantung pada bengkelnya. Rata-rata perbaikan rem mobil bergetar akibat permukaan cakram tidak rata berkisar antara Rp200 ribu sampai Rp1 juta. Namun, harga tersebut belum termasuk dalam biaya jasa pembubutan. Biaya jasa yang diberikan biasanya dipatok mulai dari Rp100 ribu sampai Rp500 ribu rupiah. Sedangkan, untuk penggantian komponen kaliper, harga biasanya berkisar Rp40 ribu sampai Rp150 ribu. Sistem rem mobil adalah salah satu bagian penting dari mobil. Maka tidak heran jika biaya perawatan dan perbaikannya cenderung mahal. Misalnya saja penggantian kampas sebagai pencegahan terjadinya permukaan cakram yang tidak rata. Biaya ganti kampas rem mobil berkisar Rp300 ribu sampai Rp600 ribu rupiah. Pentingnya asuransi Memiliki mobil tentu dapat memberikan manfaat bagi pemiliknya. Terutama digunakan sebagai transportasi utama keluarga. Namun, demi menjamin kenyamanan dan keselamatan selama berkendara, penting untuk melakukan perawatan, terutama pada sistem pengereman. Pasalnya, kelalaian dalam perawatan kendaraan akan meningkatkan risiko kecelakaan yang bisa menimbulkan kerugian finansial dalam jumlah besar. Kondisi ini tentu saja bisa membuat finansial kamu menjadi terganggu, karena terjadi secara tidak terduga. Oleh karena itu, untuk melindungi kondisi finansial sekaligus mobil kesayanganmu dari kerusakan akibat risiko berkendara di jalan, segera lindungi dengan asuransi mobil. Asuransi mobil akan memberikan kamu manfaat pertanggungan atas kerugian dan kerusakan yang terjadi pada mobil, sehingga kamu tidak perlu pusing memikirkan soal biaya. Besar atau kecilnya manfaat pertanggungan yang bisa kamu dapatkan dari asuransi mobil, tentunya tergantung pada jenis polis asuransi mobil yang dimiliki apakah itu All Risk atau Total Loss Only TLO. Maka dari itu, yuk, segera berikan proteksi pada kendaraan kesayanganmu melalui produk asuransi mobil yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. FAQ Apa penyebab setir bergetar ketika melaju 60 km/jam? Setir mobil yang bergetar ketika melaju 60 km/jam dapat diakibatkan karena tidak meratanya ketebalan permukaan ban. Apa fungsi dari sistem rem ABS? Sistem pengereman ABS adalah sistem pengereman yang berfungsi untuk mencegah roda mengunci ketika melakukan pengereman mendadak. Apa kelemahan rem ABS? Walaupun dapat mencegah roda mengunci ketika pengereman mendadak, tapi rem ABS tidak sesuai penggunaannya pada jalanan yang tidak rata. Hal ini diakibatkan adanya gaya sentrifugal, yaitu efek semu ketika kendaraan bergerak melingkar ketika rem mobil diinjak. Selain itu, ketika sistem rem ABS bekerja, biasanya pengemudi akan merasakan rem mobil ngempos saat diinjak. Ini merupakan efek dari sistem ABS itu sendiri. Kapan kampas rem harus diganti? Kampas rem yang sudah berukuran kurang dari 2 mm, maka wajib dilakukan penggantian, karena kemampuan untuk menekan piringan telah berkurang dan tidak optimal. Ditulis oleh Shelda Audita Editor Ditulis oleh Shelda Audita Editor Shelda adalah editor di DuitPintar untuk artikel-artikel asuransi umum dan asuransi jiwa, mulai dari asuransi mobil, kesehatan, hingga jiwa. Shelda juga menyediakan info seputar kesehatan dan otomotif.